top of page

Perhatikan 6 Hal Ini Sebelum Membeli Genset


Bagi anda yang berada di daerah jauh dari kota, dimana terkadang sering mengalami pemadaman listrik terlebih jika PLN sedang menjadwalkan pemadaman bergilir, kondisi suplai listrik yang terhenti ini sangat menyulitkan. Bayangkan saja ketika anda sedang sibuk bekerja, dimana harus menggunakan listrik untuk menyalakan PC atau perangkat yang membutuhkan supply listrik, tiba-tiba listrik mati! Tentu hal ini sangat menganggu.

Tidak jarang anda merasa kesal dan marah apabila listrik dari PLN mati, tapi apa boleh buat, marahpun tidak membuat keadaan jadi lebih baik. Akhirnya pertimbangan untuk membeli genset muncul karena dirasa bisa sangat membantu dalam menyediakan sumber listrik saat listrik dari PLN terputus. Sebaiknya anda mulai mencoba untuk mencari-cari informasi seputar genset, mulai dari jenisnya, harga jual,cara pemakaian hingga perawatannya. Ada banyak jenis genset dari berbagai merk, serta harga yang ditawarkan pun sangat bervariasi jika anda mau meluangkan sedikit waktu untuk mencari informasinya. Ada 2 jenis genset yang umum dipasaran yaitu genset open dan silent. Harga jual genset silent dibandingkan genset open biasanya lebih mahal. Apa itu benar? Untuk masalah harga adalah sesuatu yang relatif. Mahal tidak jadi masalah jika memang kualitas barangnya bagus.

Namun, faktor harga tentu bukan satu-satunya yang menjadi pertimbangan saat membeli genset, ada faktor lainnya yang tidak boleh diabaikan, seperti:

1. Daya Listrik Genset

Untuk memudahkan memilih genset yang sesuai, tentu harus mengetahui terlebih dahulu berapa nilai kebutuhan listrik, tidak harus tepat, cukup diperkirakan saja! Jika sudah, maka akan lebih mudah menentukan genset dengan daya listrik berapa yang pas. Umumnya, untuk penggunaan skala rumah tangga, genset yang digunakan adalah yang berdaya listrik sekitar 5 kVA – 60 kVA.

2. Jaminan Garansi

Sebagian besar produk seperti alat elektronik hingga mesin, biasanya dilengkapi dengan garansi atau warranty. Garansi pada sebuah produk bisa jadi sangat penting, terlebih jika nanti terjadi kerusakan setelah konsumen membeli produk. Begitu pula ketika membeli genset, sebaiknya pilih genset yang lengkap dengan jaminan garansi supaya jika terjadi kerusakan di dalam masa garansi, produsen bisa membantunya dengan perbaikan atau pergantian produk.

3. Cara Penggunaan

Jika tidak terlalu berpengalaman dalam hal penggunaan genset atau menghidupkan generator, pilih jenis genset yang mudah dalam pengoperasiannya.

4. Bahan Bakar Yang Digunakan

Faktor pertimbangan bahan bakar sebuah genset juga penting. Apakah menggunakan bensin atau solar? Harga setiap bahan bakar tentu berbeda-beda, jadi jika menginginkan harga yang lebih ekonomis dan ingin melakukan penghematan, pilih genset dengan bahan bakar yang harganya murah dan juga mudah didapatkan.

5. Ketersediaan Spare Part

Tidak selamanya genset yang dibeli bisa bekerja dengan baik, mulus tanpa hambatan. Terkadang adakalanya mengalami masalah, apalagi jika sudah lama digunakan dan sering dihidupkan. Tentu ada saja nanti komponen yang bermasalah, rusak atau mengalami kondisi aus. Ini merupakan suatu hal yang wajar. Untuk memudahkan dalam hal pergantian spare part genset, pilih genset dengan spare part yang banyak dijual dan muda ditemukan. Jadi, ketika harus mengganti spare part dengan yang baru, tidak mengalami kesulitan dan genset bisa digunakan kembali.

6. Asap Pembuangan & Gangguan Suara

Perlu diketahui bahwa ada sebagian genset yang mengeluarkan asap ketika dinyalakan dan menimbulkan suara yang cukup nyaring atau bising. Jika kedua hal ini cukup mengganggu, maka sebaiknya pilih jenis genset dengan tipe silent karena tidak terlalu bising sebab dilengkapi peredam suara pada bagian tutupnya. Mungkin hal ini pula yang menjadikan harga jual genset silent lebih mahal.


Featured Posts
Recent Posts
Archive
Search By Tags
Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Instagram
bottom of page